Undip Lakukan Penelitian Akuakultur Berkelanjutan
Diskusi terbuka mengenai topik
akuakultur sudah menjadi isu yang hangat. Akuakultur atau Budi daya perairan
merupakan bentuk pemeliharaan dan penangkaran berbagai macam hewan atau
tumbuhan perairan yang menggunakan air sebagai komponen pokoknya. Akuakultur
masuk kedalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-14 yaitu Life
Below Water atau menjaga ekosostem
laut.
Universitas Diponegoro sebagai
Universitas yang mengutamakan riset dengan pola Ilmiah Pokok Coastal Region
Eco-development tertari untuk melakukan riset pada bidang tersebut. Nuning Vita
Hidayati selama beberapa tahun melakukan riset Akualkultur Keberlanjutan. Vita
adalah mahasiswa Program Doktor
Manajemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNDIP
yang didukung Pemerintah Indonesia melalui beasiswa LPDP skema Beasiswa
Unggulan Dosen Indonesia – Luar Negeri (BUDI-LN) dan program kerjasama
Undip-AMU. Riset ini dilakukan dengan bekerjasama dengan Universitas Jenderal
Soedirman, Universitas Maritim Raja Ali Haji dan Aix-Marseille Université (AMU)
dari Perancis.
Pada riset ini polutan yang ada di
laut menjadi indicator kunci. Riset ini mengkaji secara tuntas berbagai jenis
emerging contaminants yang menjadi fokus perhatian dalam kegiatan budidaya
yaitu; logam berat, Persistent Organic Pollutants (Organochlorine Pesticides,
OCPs dan Polychlorinated Biphenyls, PCBs), serta senyawa obat-obatan
(antibiotik). Topik ini diangkat sebagai salah satu bentuk kepedulian UNDIPdalam mendukung upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Komentar
Posting Komentar